SINAR NUSA NEWS

Informasi - Aspirasi - Inspirasi

Sunday, 26 February 2017

BPOM Kota Semarang Sosialisasikan Ciri Makanan dan Obat yang Tanpa Izin Edar

SEMARANG - Balai Besar Pengawas Obat Dan Makanan (BBPOM) kota Semarang, sosialisasikan produk makanan dan obat-obatan yang membahayakan masyarakat di jalan Pahlawan Semarang, Minggu (27/2/2017). Terdapat beberapa stan yang berisi tentang produk-produk ilegal yang dinyatakan berbahaya.
Selain itu, petugas dari BBPOM juga menerangkan perbedaan antara produk yang sudah resmi dan lulus uji dengan produk ilegal.
Seperti yang dijelaskan petugas BBPOM bagian layanan konsumen, Eny Zul, dia mengatakan masyarakat harus waspada terhadap makanan ataupun obat tanpa nomer edar.
"Produk legal dan ilegal bisa dibedakan dari nomer registrasinya atau terdapat tulisan NA yaitu kode edar Asia, jika tidak ada bisa dipastikan produk tersebut ilegal," ujarnya.
Dia juga menjelaskan tidak hanya kode saja, terdapat pula jenis produk legal seperti obat-obatan yang harus dilengkapi penanda bahwa obat tersebut merupakan obat keras maupun tidak.
"Misalnya obat generik terdapat kode huruf G, dan obat keras K, huruf tersebut harus ada pada semua produk legal atau resmi," tuturnya.
Eny dalam kesempatan tersebut mengatakan, masyrakat juga harus memperhatikan dengan benar produk makanan, terutama makanan oleh seperti mie, bakso, dan tahu.
"Karena ditakutkan produk bahan makanan mie, bakso, dan tahu mengandung formalin, jadi Masyarakat harus tau ciri-cirinya, seperti tahu dan bakso bisa bertahan selama lima hari karena proses kukus yang sempurna, jika lebih dari itu pasti ada campuran formalin," imbuhnya.
Sementara itu, Kabid Pelayanan Konsumen BBPOM Kota Semarang, Aryani, mengatakan, gelaran acara sosialisasi produk ilegal merupakan rangkaian acara HUT ke - 16 Balai Besar Pengawas Obat Dan Makanan (BBPOM) kota Semarang.
"Acara tersebut dalam rangka HUT BBPOM ke 16 tahun, terdapat sosialisasi produk produk ilegal, dan mobil lab keliling, supaya masyarakat tau informasi tentang produk-produk ilegal yang berbahaya bagi kesehatan manusia," pungkasnya.

Sumber : Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Archive