Mbah Maemun dan Gus Mus Restui Pembangunan Rumah Sakit MAJT-MAS
![]() |
| Ketua Yayasan Wakaf Bondo MAS yang juga Ketua MAJT Dr KH Noor Ahmad, didampingi KH Muhyiddin AS saat bersilaturahmi ke kediaman Gus Mus di Rembang. (suaramerdeka.com/ dok) |
SEMARANG, suaramerdeka.com - Dua ulama sepuh Nahdlatul Ulama yang kharismatik, KH Maemun Zubair dan KH Musthofa Bisri (Gus Mus) merestui rencana pembangunan Rumah Sakit MAJT-MAS. Rumah sakit yang pada tahap awal akan dibangun dengan dana Rp 200 miliar itu, bakal didesain modern dan bertaraf internasional oleh Yayasan Wakaf Bondo Masjid Agung Semarang (MAS).
Restu dari dua ulama sepuh tersebut secara langsung diterima oleh Ketua Yayasan Wakaf Bondo MAS yang juga Ketua Dewan Pengurus Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah (DPP MAJT) Dr KH Noor Ahmad MA beserta rombongan, saat mereka bersilaturahmi halal bihalal dengan para kiai sepuh di Jawa Tengah, Rabu (28/6).
Ulama sepuh yang dikunjungi antara lain KH Maemun Zubeir, Pengasuh Ponpes Al Anwar, Sarang, Kabupaten Rembang; KH Musthofa Bisri (Gus Mus), Pengasuh Ponpes Roudlotul Tholibien, Leteh, Rembang; dan KH Achmad Syakroni, seorang mufasir terkemuka yang tinggal di Kudus.
Rombongan yang menyertai Dr KH Noor Ahmad antara lain Sekretaris DPP MAJT KH Muhyiddin, Wakil Ketua DPP Istadjib AS, dan Sekretaris Baznas Jateng Drs Ahyani Msi, serta segenap pengurus MAJT lainnya.
KH Maemun Zubeir dan Gus Mus menaruh respons positif atas rencana pembangunan RS MAJT-MAS. Bahkan, terhadap rencana pembangunan rumah sakit yang saat ini sedang menyelesaikan pematangan tanah, pagar keliling dan detail engineering design (DED) itu, justru KH Maemun Zubeir yang memutuskan kapan peletakan batu pertamanya. Dia menyarankan groundbreaking rumah sakit di bulan besar Islam, Dzulhijah, tepatnya Senin Legi, 18 September 2017 mendatang.


No comments:
Post a Comment